Profil Kabupaten Lombok Tengah ( Praya )

Lombok Tengah merupakan salah satu daerah tujuan wisata di propinsi NTB. Terletak di lokasi yang mudah terjangkau, hanya 30 km dari bandara Selaparang Mataram.
Deretan pantai-pantainya yang berpasir putih sangat eksotis dan menghadap langsung ke samudra Hindia. Jumlah wisatawan yang berkunjung, baik wisatawan manca negara maupun domestik terus meningkat. Beberapa lokasi untuk bercselancar masih terlalu perawan untuk dilewatkan oleh para peselancar mania, selain privasi yang maksimal si sepinya pantai selatan.


keseharian yang masih menjaga tradisi leluhur di dusun Sade dan Tansang-Angsang, dua desa cagar budaya menggambarkan bagaiman etnik Sasak menjalani kehidupan pada masa-masa awal peradabannya.

Tenun tradisional di Sukarare, kerajinan gerabah di Penujak, barang-barang antik terbuat dari Ketak dan rotan di desa Beleka, semuanya sangat mendukung perkembangan pariwisata di daerah ini. Dan tentu saja upacara-upacara tradisional yang unik dan tidak sedikit yang masih menebarkan daya magis masih dipraktikan oleh etnik pewaris pulau Lombok ini.
Seluruh lokasi wisata di Lombok Tengah dapat di jangkau dengan transportasi darat.

1. GEOGRAFIS
Kabupaten Lombok Tengah terletak pada posisi 82o 7′ – 8o 30′ Lintang Selatan dan 116o 10′ – 116o 30′ Bujur Timur, membujur mulai dari Kaki Gunung Rinjani disebelah Utara hingga ke pesisir pantai Kuta di sebelah Selatan, dengan beberapa Pulau kecil yang ada disekitarnya.


2. BATAS DAN LUAS WILAYAH

Luas wilayah Kabupaten Lombok Tengah adalah 1.208,39 Km2 dengan batas-batas sebagai berikut :

Sebelah Utara: Gunung Rinjani (Kabupaten Lombok Barat dan Kabupaten Lombok Timur
Sebelah Selatan: Samudera Indonesia
Sebelah Timur: Kabupaten Lombok Timur
Sebelah Barat: Kabupaten Lombok Barat

3. ADMINISTRASI PEMERINTAHAN

Kabupaten Lombok Tengah terdiri dari 12 Kecamatan, 119 Desa / Kelurahan, 991 Dusun / Lingkungan. Nama dan perincian pada masing-masing Kecamatan adalah sebagai berikut :

NOKECAMATANDESAKEL.JMLDUSUNLING.
1.Praya59143743
2.Praya Tengah73106714
3.Praya Barat9968
4.Praya Barat Daya6647
5.Pujut1515119
6.Praya Timur101083
7.Janapria9977
8.Kopang9988
9.Batukliang99108
10.Batukliang Utara8859
11.Jonggat131395
12.Pringgarata7775
 Jumlah1071211993357

Sumber : Bagian Tata Pemerintahan Setda Kab. Loteng


4. TOPOGRAFI

Wilayah Lombok Tengah yang membujur dari utara ke selatan tersebut mempunyai letak dan ketinggian yang bervariasi mulai dari nol (0) hingga 2000 meter dari permukaan laut.
Jenis Tanah :

Aluvial: 2.764 Ha
Regusol Kelabu: 20.387 Ha
Kompleks Gromusol Kelabu Tua: 3.947 Ha
Gromusol Kelabu: 34.306 Ha
Regusol Coklat: 8.225 Ha
Brown Forest Soil: 9.575 Ha
Kompleks Mediteran Coklat: 41.635 Ha


5. IKLIM

Berdasarkan klasifikasi Schmid dan Ferguson, Kabupaten Lombok Tengah memiliki iklim D dan E yaitu Hujan Tropis dengan musim kemarau kering, yaitu mulai bulan November sampai dengan Mei, sementara curah hujan berkisar antara 1.000 hingga 2.500 mm pertahun

1.1000 mm – 1750 mmKecamatan Janapria, Praya, dan Kec. Praya Tengah
2.1000 mm – 2000 mmKecamatan Janapria
3.1500 mm – 2500 mmKecamatan Batuklian Utara, Jonggat, Kopang, Praya Barat Daya, dan kecamatan Pringgarata

6. PENDUDUK

Menurut data hasil sensus penduduk tahun 2000, jumlah penduduk Kabupaten Lombok Tengah sebanyak 745.433 jiwa (laki-laki 350.734 jiwa dan perempuan 394.699 jiwa), dengan Sex Ratio 89. Laju pertumbuhan sebesar 0.97%. Tingkat Pertumbuhan merupakan kemajuan dari sebelumnya, yaitu 211% pertahun (periode 1970 – 1980) dan 1,64% pertahun (periode 1980 – 1990). Tingkat kepadatan mencapai 617 jiwa / Km2
7. MATA PENCAHARIAN

Mengingat sebagian wilayah Kabupaten Lombok Tengah merupakan areal pertanian, maka sebagian besar penduduknya hidup sebagai petani. Secara keseluruhan, prosentase pembagian penduduk di Kabupaten Lombok Tengah dari segi mata pencaharian adalah : Pertanian 72%, Industri 7%, Jasa 7%, Perdagangan 7%, Angkutan 3%, Konstruksi 2%, lain-lain 2%.


8. AGAMA

Mayoritas agama yang dianut masyarakat Kabupaten Lombok Tengah adalah Islam. Meskipun Agama Islam merupakan agama mayoritas penduduk, namun kesempatan menjalankan ibadah bagi masyarakat Lombok Tengah yang beragama lainpun tidak pernah dihalangi, karena dalam kehidupan sehari-hari, toleransi beragama ditengah masyarakat sangat tinggi.

OBJEK WISATA LOMBOK TENGAH

SUKARARA.
Menarik untuk dikunjungi karena kegiatan sehari-hari masyarakat di desa ini telah menenun. Ciri khas tenunan dari desa Sukarara ini adalah tenunan memakai benang emas tyang sering di sebut kain songket, desa ini telah dikenal menjadi salah satu obyek wisata yang banyak dikunjungi oleh para tamu nusantara maupun mancanegara. Di sepanjang jalan desa ini banyak took-toko yang menjual kain tenun dari desa setempat maupun desa-desa sekitarnya. Para wanita di desa dengan pakaian adat sasak selalu siap mendemontrasikan ketrampilan mereka.
 

BELEKA.
Juah sebelum Pulau Lombok menjadi salah satu destinasi pariwisata dunia, desa Beleka sudah dikenal sebagai pusat kerajinan tangan. Selama sudah hampir lebih dari 25 tahun desa ini menjadi salah satu desa yang menjual barang kerajinan Lombok untuk dipasarkan di pulau Bali. Kerajinan tangan yang dihasilkan adalah rotan, ketak, kerajinan kayu, keris dan keramik. Desa ini terletak 15 km di arah timur kota Praya.
 

RAMBITAN DAN SADE.
Sade yang terletak di desa Rambitan merupakan salah satu desa tradisional Sasak yang masih asli. Rumah-rumah penduduk dibangun dari konstruksi bamboo dan atapnya terbuat dari daun alang-alang. Dusun ini berpenghuni sekitar seratus orang dengan mata pencaharian utama adalah bertani. Usaha tambahan mereka adalah dengan menenun. Di dusun ini para pengunjung dapat menyaksikan kesenian Gendang Beleq dan tari Oncer.

PENUJAK.
Bersama-sama dengan desa Banyumulek dan Masbagik, Penujak adalah merupakan salah satu desa yang memproduksi gerabah Lombok. Desa ini dapat dikatakan sebagai desa yang dapat memperlihatkan proses pembuatan gerabah yang terbaik dari ketiganya. Biasanya pekerjaan pembuatan gerabah didominasi oleh kamu wanita. Tetapi karena banyaknya permintaan ekspor dari desa ini para kaum lelaki sudah mulai ikut serta membuat gerabah. Sekarang ini kita dapat melihat kaum wanita dan laki-laki bekerja bersama-sama untuk menciptakan desain-desain terbaru.

PANTAI KUTA DAN TANJUNG A’AN.
Desa Kute dengan pantai pasir putihnya terletak di pantai Selatan pulau Lombok. Dikelilingi oleh deretan perbukitan. Di pagi hari pemandangan yang menakjubkan dapat dilihat dari puncak perbukitan tersebut. Selain itu terdpat banyak pantai-pantai yang tak kalah menariknya di sepanjang pantai Selatan. Di antaranya pantai Seger, Aan, Mawi, Selong Belanak, Rowok dan Mawun. Dua yang terakhir sangat bagus sebagai lokasi untuk selancar angin maupun untuk olahraga pantai lainnya

SELONG BELANAK, MAWI DAN MAWUN.
Dua belas kilometer sebelah Barat desa Kuta, di bagian selatan pulau Lombok adalah sebuah teluk yang sangat indah. Pantainya yang berpasir putih dan perkampungan nelayan, dengan perahu nelayan yang berwarna-warni terletak sebuah desa Selong Blanak. Desa ini dikenal oleh para tamu mancanegara sebagai tempat berselancar yang indah.
Tidak jauh dari desa ini adalah desa Mawi juga banyak dikunjungi oleh para penggemar olah raga berselancar dari mancanegara yang mana ombak dipantai ini termasuk dalam kategori ombak yang sangat besar. Tempat ini biasanya di kunjungi oleh para peselancar yang sudah berpengalaman.
Mawun terletak 8 km sebeleh Barat desa Kuta, adalah pantai terpencil yang sangat indah di dunia. Ombak di pantai ini tidak pernah mengecewakan para peselancar karena gelombangnya yang konsisten.

GERUPUK.
Gerupuk terletak pada ujung sebuah teluk yang panjangnya 9 km sebelah Timur desa Kuta. Mata pencaharian utamanya dari desa ini adalah nelayan dan menanam rumput laut. Hal ini dapat dilihat dari banyaknya rumput laut yang dijemur di atas pagar bamboo pada sepanjang jalan. Di samping itu, Gerupuk dikenal sebagai tempat yang digemari untuk berselancar dan berselancar angin. Desa ini banyak dikunjungi oleh tamu dari mancanegara yang mana tujuan utamanya adalah berselancar.

Leave a Reply

Your email address will not be published.